Liburan ke Seoul, Yuk Lihat Sisi Tradisional Korea di 6 Istana Ini

11 March 2019 by
Liburan ke Seoul, Yuk Lihat Sisi Tradisional Korea di 6 Istana Ini

Istana Gyeongbokgung. (Foto: Pixabay)

Uzone.id - Seoul, Korea Selatan, merupakan kota modern sekaligus sarat budaya. Sejak masa Dinasti Joseon (1392-1910), Seoul—yang saat itu disebut Hanyang—telah menjadi ibu kota selama 600 tahun.

Melalui modernisasi dan urbanisasi, kota besar yang dihuni lebih dari 10 juta penduduk ini masih memelihara istana-istanan kerajaan.

Bila kamu berencana liburan ke Seoul, berikut ini rekomendasi enam istana untuk melihat sisi tradisional Korea, mengutip Buku Panduan Wisata Korea oleh Korea Tourism Organization. Ada juga yang jadi lokasi syuting drama Korea Goblin.

Istana Changdeokgung dan Kuil Jongmyo Situs Warisan Dunia UNESCO

Jongmyo, di mana raja dan ratu Dinasti Joseon diabadikan, dan Changdeokgung, istana yang paling disenangi oleh raja-raja Joseon, termasuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO. Jeongjeon, aula utama Kuil Jongmyo yang dibangun pada abad ke-14, memiliki lantai seluas 1.270 m2 dan dipercayai sebagai struktur kayu terpanjang di dunia.

Istana Changdeokgung. (Foto: Pixabay)

Selain itu, upacara leluhur yang dilakukan oleh para raja Joseon di Kuil ini, serta musik yang dimainkan selama upacara, juga termasuk dalam daftar Warisan Budaya Tak Berwujud UNESCO sebagai "Ritus Leluhur Kerajaan dan Musik Ritual di Kuil Jongmyo."

Dalam konstruksi istana, Changdeokgung memanfaatkan peman dangan alam dengan mengatur bangunan dan tamannya selaras dengan alam.

Istana Changdeokgung beroperasi dari pukul 09:00-18:00 waktu setempat, dan tutup setiap Senin.

Istana Gyeongbokgung

Istana Gyeongbokgung adalah istana pertama yang dibangun pada masa Dinasti Joseon. Istana ini adalah yang paling megah di antara lima istana di Seoul, dan menggambarkan hakikat budaya kerajaan Korea.

Tembok-tembok istana melingkupi ruang kerja raja dan pegawai kerajaan, tempat tinggal, dan Taman Huwon, dengan Gyeonghoeru di dalamnya, yaitu pavilion yang dianggap sebagai yang terindah di Korea.

Istana Gyeongbokgung. (Foto: Pixabay)

Di dalam area istana, terdapat pula Museum Istana Nasional yang menampilkan relik-relik Dinasti Joseon. Ada juga Museum Nasional Rakyat, tempat untuk melihat gaya hidup tradisional Korea.

Istana Gyeongbokgung beroperasi dari pukul 09.00-17.00 waktu setempat, dan tutup setiap Selasa.

Istana Gyeonghuigung

Dibangun sebagai vila kerajaan yang terpisah di rumah Taejo Lee Seoung-gye, raja pendiri Dinasti Joseon, tempat ini pada akhirnya menjadi istana kerajaan.

Istana Gyeonghuigung. (Foto: Pixabay)

Pada mulanya, istana ini menaungi 100 gedung, namun kemudian gedung-gedung tersebut rusak dan hilang. Saat ini, suasana tenang dan tenteram istana ini tetap terjaga. Museum Sejarah Seoul berada di dekatnya.

Istana Gyeonghuigung beroperasi dari pukul 09:00-18:00 waktu setempat, dan tutup setiap Senin dan tanggal 1 Januari.

Istana Deoksugung

Merupakan istana Kekaisaran Korea, negara modern pertama dalam sejarah Korea. Perpaduan antara arsitektur Barat dan Timur dapat dilihat melalui Paviliun Jeonggwanheon, di mana raja biasanya menyambut utusan asing dan menggelar perjamuan, serta sebuah taman bergaya Barat.

Istana Deoksugung. (Foto: Korea Tourism Organization)

Istana ini menawarkan jam malam, sehingga lebih banyak pengunjung dapat melihat dan merasakan budaya kerajaan Korea yang menawan.

Istana Deoksugung beroperasi dari pukul 09:00-21:00 waktu setempat dan tutup setiap Senin.

Istana Changgyeonggung

Dibangun pada tahun 1483 sebagai tempat tinggal tambahan untuk Istana Changdeokgung, istana ini berukuran lebih kecil dibandingkan istana lainnya. Namun, istana ini sama populernya di antara para fotografer berkat pemandangan alamnya yang membaur dengan apik.

Sayangnya, sebagian besar dari istana ini rusak dan hilang selama masa penjajahan Jepang (1910-1945) saat istana ini digunakan sebagai area hiburan dengan taman botani dan kebun binatang.

Istana Changgyeonggung. (Foto: Pixabay)

Bahkan setelah dilakukan pemugaran secara ekstensif, hanya sedikit bagian asli dari istana ini yang bisa diselamatkan. Hanya Daeonsil, rumah kaca gaya Barat Korea yang pertama, dan beberapa gedung lainnya yang bertahan.

Istana Changgyeonggung beroperasi dari pukul 09:00-18:00 waktu setempat, dan tutup setiap Senin.

Istana Unhyeongung

Di sinilah sanak saudara keluarga kerajaan Joseon tinggal. Tak seperti pada mulanya, istana ini kini menjadi istana kecil dan sederhana. Program-programnya mengajak pengunjung merasakan budaya tradisional Korea, seperti upacara pernikahan tradisional, kaligrafi, dan sulaman, ditawarkan.

Istana Unhyeongung. (Foto: Korea Tourism Organization)

Gedung gaya Barat di belakang istana yang disebut Yanggwan tampil dalam drama Korea Guardian: the Lonely and Great God alias Goblin.

Istana Unhyeongung beroperasi dari pukul 09:00-19:00 waktu setempat, dan tutup setiap Senin.

 

 

 

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

171 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
lia 24 April 2019 | 21:52:26

wah masih ada istana ya ternyata dibkorea

Nalia Nami 19 April 2019 | 16:32:24

pemandangannya indah banget yah

Anton Yanto 19 April 2019 | 06:36:46

beberapa desa dijorea ada yg masih sederhana

Clarisa Reynata 17 April 2019 | 13:23:18

memang indah banget ya kalo bisa liburan ke sini asti seneng banget

꧁yus꧂ 14 April 2019 | 13:29:13

wah istana tradisional korea bagus banget ya kayak di surga

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top