Jangan Melakukan 6 Kesalahan Ini, Saat Liburan ke Vietnam

04 January 2019 by
Jangan Melakukan 6 Kesalahan Ini, Saat Liburan ke Vietnam

Mengunjungi Chùa Hương, Vietnam. (Foto: Unsplash)

Uzone.id - Keramahan orang-orang Vietnam hampir tidak tertandingi oleh negara-negara lain di Asia Tenggara. Alih-alih memulai pembicaraan untuk menjual sesuatu kepada kamu, mayoritas orag Vietnam hanya ingin menyapa kamu atau melatih Bahasa Inggris mereka.

Mengutip Travel Wire Asia, sebagai turis, keramahan kamu akan dibalas dengan senyum berseri-seri atau anak-anak melambai dengan antusias. Namun, ada beberapa kebiasaan dan kebudayaan masyarakat setempat yang diperhatikan turis yang ingin berlibur ke Vietnam.

Mengutip Travel Wire Asia, jangan melakukan lima kesalahan ini, saat kamu liburan ke Vietnam.

Mengenakan pakaian terbuka

Mengenakan pakaian terbuka di Vietnam dianggap tidak sopan, terutama di tempat-tempat ibadah. Bahkan, kamu mungkin tidak diperbolehkan masuk ke pagoda dan kuil, bila mengenakan celana pendek atau rok di atas lutut.

Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

Memamerkan kekayaan

Memberikan uang kepada penghibur jalanan bukan masalah besar. Namun, kalau kamu mulai menghitung isi dompet di depan umum, kamu bisa jadi dicemooh.

Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

Bermesraan di depan umum

Berpegangan tangan dengan pasangan tidak masalah. Namun, bermesraan di depan umum adalah pemandangan langka di Vietnam. Jadi, jangan berciuman di trotoar atau tempat umum lainnya, kecuali kalau kamu ingin menarik perhatian masyarakat setempat.

Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

Menawar harga barang tanpa perasaan

Di negara asal, kamu mungkin bisa menawar harga suatu barang selama berjam-jam. Namun, tidak demikian di Vietnam. Ada aturan tawar-menawar, yaitu turis bisa menawar sampai setengah harga awal.

Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

Kalau kamu kekeuh menawar di bawah aturan itu dan penjual menjadi frustrasi, kamu sudah menyinggung perasaan mereka.

Selain itu, ada kepercayaan bahwa kamu harus membeli sesuatu dari suatu toko, bila kamu menjadi pelanggan pertama mereka hari itu. Jika tidak, kamu memperburuk bisnis mereka.

Marah-marah di jalanan

Orang-orang Vietnam tidak konfrontatif, bahkan di tengah kondisi jalan kacau. Motor, mobil, truk, dan pejalan kaki menggunakan jalan secara bersamaan tanpa memperhatikan undang-undang lalu lintas. Mereka bisa melakukannya tanpa saling berteriak atau bersikap kasar.

Kondisi jalanan di Hanoi, Vietnam. (Foto: Unsplash)

Jika kamu menyewa mobil atau motor saat liburan di Vietnam, kamu perlu ingat bahwa setiap orang memiliki hak yang sama atas jalanan di sana. Marah-marah di jalan malah bikin kamu lebih berisiko mengalami kecelakaan.

Apa Reaksi Anda ?

Love
63%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
38%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

2577 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Lilis Sartika 23 February 2019 | 08:18:26

ya harusnya peraturan ini bisa di terapkan di mana mana

Hidayattur Ramadhan 22 February 2019 | 21:21:29

ternyata negeri luar beda banget ya ma indonesia

Sinizter Cool 22 February 2019 | 15:07:20

memang kalau dilakukan apa resikonya yang terjadi

ZONA NAGRAK 22 February 2019 | 14:47:13

Owh ternyata Vietnam ga Kaya gitu ya ga hrus bnyk yg serono juga

irvan ali71 22 February 2019 | 10:05:38

berita yang bagus supaya saat pergi ke vietnam tidak melakukan kesalahan

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top