home ×
Travel

Belajar Demokrasi, Ajak Anak Berdiskusi Pilih Tempat Liburan Keluarga Yuk

29 June 2017 By
Belajar Demokrasi, Ajak Anak Berdiskusi Pilih Tempat Liburan Keluarga Yuk
Frame A Trip

Musim panas adalah waktu paling tepat untuk melakukan perjalanan keluarga dan bertamasya. Namun, menyusun rencana yang sesuai dengan keinginan semua anggota keluarga bukanlah perkara mudah.

Untuk mempermudah tugas orang Anda, libatkanlah anak-anak dalam menyusun rencana liburan dan beri mereka sedikit kebebasan. Percayalah, apa yang Anda lakukan ini banyak manfaatnya. Berikut ulasannya!

Melatih demokrasi

[caption id="attachment_1008" align="alignnone" width="750"]tiket online pesawat airflightservices.com[/caption]

Melibatkan anak dalam pengambilan keputusan keluarga mengajarkan mereka keterampilan yang berharga. Anak belajar menyampaikan apa yang mereka inginkan, mendengarkan keinginan orang lain serta berkompromi. Memberikan kesempatan pada anak-anak untuk menyuarakan keinginan mereka akan membuat anak-anak lebih bersemangat dan tertarik menjalani liburan keluarga.

Belajar Bertanggung jawab terhadap keputusan

[caption id="attachment_2330" align="alignnone" width="750"]kids-on-a-plane2 via carseatexperts.com[/caption]

Dengan bantuan internet, anak-anak dengan mudah meneliti pilihan perjalanan mereka secara online. Dalam hal ini, orang tua harus tegas menetapkan batasan pengeluaran dan mendorong anak untuk melakukan penelitian sehingga dapat mempertanggung jawabkan apa yang telah mereka pilih. Jika menemui jalan buntu, keputusan akhir berada di tangan orang tua.

Mendukung kepercayaan diri anak

[caption id="attachment_2049" align="alignnone" width="750"] via medbeach.com[/caption]

Memberikan anak kepercayaan untuk memilih tujuan liburan akan membuat mereka percaya diri. Agar tidak over pede, orang tua harus berani mengatakan 'tidak' bila dirasa pilihan anak kurang tepat. Di sisi lain, orang tua harus sering mengatakan 'ya' pada keinginan anak agar anak tak merasa terjebak dalam dunia buatan orang tuanya.

Melibatkan anak dalam pengambilan keputusan harus dilakukan secara bertahap sesuai tingkatan usia. Tahap pembinaan yang dilakuan sejak kecil hingga masa remaja bertujuan menanamkan keterampilan membuat keputusan yang independen. Orang tua juga harus mampu memberi contoh pengambilan keputusan yang baik pada anak.

Selain mampu mendengarkan gagasan orang lain dan menerima kompromi, anak-anak yang dilibatkan dalam pengambilan keputusan akan bersikap lebih terbuka terhadap pengalaman baru. Membiarkan anak-anak menentukan ide perjalanan memang banyak untungnya, tapi orang tua tetap memiliki hak veto sehingga kesalahan-kesalahan kecil yang mungkin terjadi dapat dihindari.

Buat liburan keluarga lebih berkesan yuk dengan menyewa jasa fotografer profesional via FrameATrip.com. Bayangkan bagaimana serunya liburan ditemani fotografer pribadi meski hanya 2 jam saja. Kalian bisa bebas bergaya di depan kamera tanpa memikirkan siapa tukang jepret berikutnya. Seluruh anggota keluarga juga bisa tertangkap dalam satu frame.

Masih banyak keseruan lain yang ditawarkan FrameATrip.com untuk foto liburan keluargamu lho. Buruan booking FrameATrip.com ya!

Berita Terkait:

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

131 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
꧁༒Hunter༒꧂, 07 December 2019 | 17:01:03

kita harus mengajak anak untuk liburan

pejuang 21 October 2019 | 23:25:12

kita harus mengajak anak untuk liburan

Veky Ustrada58 15 October 2019 | 14:35:06

tapi diskusinya mengenai hal bermanfaat

hendra gunawan 11 October 2019 | 00:05:21

Apakah anak akan tahu tempat liburan yang cocok

latif Ski 06 April 2019 | 02:32:27

pergi berliburan ketempat yang sesuai diri sendiri

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article